BMKG Peringatkan Potensi Cuaca Ekstrem

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sejumlah wilayah di Indonesia (Bengkulu, Sumatera Selatan, Lampung, Sebagian besar wilayah Pulau Jawa, Bali, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur akan mengalami cuaca extrem dalam satu pekan kedepan. Potensi cuaca ekstrim dapat memicu dampak hidrometeorologi, seperti banjir, genangan, serta terganggunya aktivitas warga, DPR perlu:

a. Meminta BMKG untuk meningkatkan akurasi prakiraan cuaca ekstrem serta memperkuat sistem peringatan dini yang terintegrasi dan mudah diakses oleh masyarakat hingga tingkat desa/kelurahan;

b. Meminta Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk menginstruksikan pemerintah daerah agar meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, termasuk penyiapan rencana kontinjensi dan koordinasi lintas sektor di daerah;

c. Mendorong Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk memperkuat langkah mitigasi dan kesiapsiagaan bencana, termasuk kesiapan personel, logistik, dan posko darurat di wilayah rawan;

d. Mendorong Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk mempercepat pemeliharaan dan perbaikan infrastruktur pengendali banjir, seperti drainase, tanggul, dan sungai, terutama di daerah rawan terdampak cuaca ekstrem;

e. Meminta Kementerian Sosial untuk menyiapkan langkah antisipatif dalam perlindungan kelompok rentan, termasuk kesiapan bantuan sosial darurat bagi masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi;

f. Mendorong pemerintah daerah untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, termasuk kesiapan infrastruktur drainase, posko darurat, dan langkah mitigasi untuk melindungi keselamatan warga serta meminimalkan gangguan aktivitas masyarakat.