Sebanyak 1,8 Juta Anak Indonesia belum Mendapatkan Vaksinasi
Data Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia secara detail menyebutkan bahwa secara akumulatif, sepanjang 2018-2023, jumlah anak yang belum mendapatkan vaksinasi sama sekali (zero dose) sebanyak 1.879.820 anak. Indonesia menempati urutan keenam negara dengan jumlah anak terbanyak yang tidak mendapatkan vaksinasi sekaligus menjadi gambaran nyata bahwa masih banyak anak di Indonesia yang belum terlindungi, DPR perlu:
a. Mendorong Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengevaluasi hal tersebut guna diketahui faktor-faktor yang menyebabkan lebih dari 1,8 juta anak tersebut belum diimunisasi, mengingat perlu diwaspadai karena anak yang belum divaksinasi berisiko tertular dan menularkan penyakit berbahaya yang seharusnya dapat dicegah;
b. Mendorong Komisi IX meningkatkan pengawasan terhadap pelaksanaan program imunisasi nasional oleh Kemenkes dan pemerintah daerah (Pemda), khususnya dalam realisasi anggaran, ketersediaan logistik vaksin, serta distribusi vaksin ke daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T);
c. Mendorong Kemenkes segera mendata lebih dari 1,8 juta anak yang belum divaksinasi tersebut, agar bisa segera dilakukan upaya jemput bola untuk memberikan vaksinasi pada anak, sehingga cakupan vaksinasi pada anak bisa dilakukan secara optimal;
d. Meminta Kemenkes untuk menyusun peta jalan (roadmap) yang terukur dan berjangka waktu jelas dalam menurunkan jumlah anak zero dose, termasuk target tahunan yang spesifik per wilayah di seluruh Indonesia;
e. Mendorong Kemenkes memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya kepada orang tua, agar orang tua bisa memahami manfaat vaksinasi dan tidak segan lagi membawa anak ke fasilitas kesehatan (faskes) terdekat untuk memberikan vaksinasi lengkap kepada anak-anak mereka, mengingat belum optimalnya cakupan vaksinasi tersebut salah satunya disebabkan karena orang tua menolak anaknya divaksinasi, jadwal vaksinasi dalam program imunisasi tidak sesuai, dan kekhawatiran terhadap efek samping;
f. Mendorong Kemenkes dan Dinas Kesehatan untuk mengoptimalkan kembali peran Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) dan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) sebagai sentra imunisasi anak.(DRL)