Dampak Potensi Penutupan Selat Hormuz
Iran mengancam akan menutup Selat Hormuz sebagai pembalasan
serangan Amerika Serikat (AS) terhadap tiga fasilitas nuklir penting
Iran. Selat Hormuz merupakan jalur pelayaran penting dunia, sekitar
20% hingga 30% pasokan minyak dunia dikirim melalui selat tersebut.
Sehingga penutupan jalur itu akan berdampak pada lonjakan harga
minyak dunia, DPR perlu:
a. Mendorong Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral
(ESDM) dan PT Pertamina menjaga stabilitas harga dan subsidi
energi serta berhati-hati dalam menaikkan harga bahan bakar
minyak (BBM) subsidi guna melindungi daya beli masyarakat dari
dampak lonjakan harga energi global;
b. Mendorong pemerintah melakukan evaluasi ulang dan
penyesuaian terhadap subsidi energi serta mempertimbangkan
penambahan anggaran cadangan energi nasional dengan relokasi
anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) guna
mengamankan dana untuk pembelian minyak ketika harga
melonjak;
c. Mendorong pemerintah untuk mengupayakan stabilitas kawasan
dan mendorong jalur diplomasi agar eskalasi militer tidak makin
meluas, melalui upaya aktif mendorong Perserikatan Bangsa-
Bangsa (PBB), Organisasi Kerja sama Islam (OKI) dan ASEAN
untuk menyuarakan de-eskalasi Iran, AS, dan Israel;
d. Mendorong pemerintah untuk berkomitmen memperkuat
ketahanan energi nasional guna mengurangi ketergantungan
terhadap pasokan global, khususnya yang melewati Selat Hormuz
melalui percepatan pengembangan energi baru dan terbarukan,
optimalisasi cadangan minyak nasional, dan diversifikasi pasokan
energi, misalnya seperti dari Rusia, Afrika, dan Australia;
e. Mendorong Kementerian ESDM dan PT Pertamina untuk
meningkatkan cadangan dan efisiensi BBM untuk mengantisipasi
lonjakan harga minyak dan kelangkaan pasokan dalam negeri,
melalui penambahan stok stok operasional dan efisiensi distribusi;
f. Komisi VII DPR perlu melakukan pengawasan terhadap kesiapan
energi nasional dalam menghadapi gejolak harga minyak dunia
dengan meminta laporan darurat dari Kementerian ESDM dan PT
Pertamina guna memastikan pemerintah benar-benar siap
menghadapi kemungkinan lonjakan harga dan gangguan pasokan.