Kemendikdasmen menargetkan penyelesaian sertifikasi bagi 800.000 guru pada tahun 2025

 Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menargetkan penyelesaian sertifikasi bagi 800.000 guru pada tahun 2025 melalui program Pendidikan Profesi Guru (PPG). Akan tetapi, sejumlah tantangan masih harus dihadapi, seperti kesiapan peserta, keterbatasan anggaran, dan kebutuhan peningkatan kualitas pelaksanaan PPG, DPR perlu:

a. Mendorong Kemendikdasmen untuk memastikan pelaksanaan PPG berjalan sesuai target, dan berkomitmen penuh untuk menuntaskan sertifikasi 800.000 guru pada tahun 2025;

b. Mendorong Kemendikdasmen untuk memperkuat sistem seleksi dan verifikasi administrasi, serta memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam proses pemanggilan dan pelaksanaan PPG;

c. Mendorong Kemendikdasmen untuk menyediakan dukungan tambahan bagi guru-guru yang belum memiliki kualifikasi D4 atau S1, agar para guru tersebut juga dapat memenuhi syarat mengikuti PPG pada tahun-tahun mendatang;

d. Mendorong Kemendikdasmen untuk memastikan bahwa pelaksanaan PPG tidak hanya sebagai formalitas administratif untuk mendapatkan sertifikat, tetapi sebagai upaya riil peningkatan kompetensi profesional guru, termasuk penguatan aspek pedagogik, akademik, sosial, dan moral;

e. Mendorong Pemerintah untuk meningkatkan pengawasan terhadap potensi penyimpangan dan pungutan liar dalam proses PPG, serta memastikan bahwa seluruh proses penyelenggaraan PPG bersifat gratis dan transparan sesuai ketentuan yang berlaku;

f. Mendorong Pemerintah untuk menjamin bahwa peningkatan tunjangan profesi guru (TPG) yang diberikan kepada guru bersertifikat benar-benar diterima tepat waktu dan sesuai haknya;

g. Mendorong Pemerintah untuk menyusun peta jalan yang terukur dan realistis menuju target 100 persen guru tersertifikasi pada tahun 2028, yang mencakup target tahunan, wilayah prioritas, kebutuhan pembiayaan, dan indikator capaian, guna memastikan ketercapaian target secara berkelanjutan, adil, dan inklusif.