Cakupan Cek Kesehatan Gratis tidak Merata

Lebih dari 700.000 orang telah mendaftarkan diri untuk melakukan cek kesehatan gratis. Namun, Jumlah tersebut masih jauh dari target yang diharapkan. Selain itu, cakupan dari pendaftar program ini pun tidak merata dengan lebih dari separuh berada di Pulau Jawa, DPR perlu; a. Meminta Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melakukan sosialisasi lebih masif dan inklusif agar program ini dapat menjangkau lebih banyak masyarakat di luar daerah yang dominan mendaftar, mempermudah akses pendaftaran, terutama bagi masyarakat di daerah terpencil dan wilayah 3T (tertinggal, terdepan, terluar), serta menyediakan fasilitas kesehatan keliling atau layanan jemput bola bagi masyarakat yang mengalami keterbatasan akses ke fasilitas kesehatan; b. Mendorong Kementerian Dalam Negeri dan Pemerintah Daerah untuk Mengoptimalkan peran dinas kesehatan dan perangkat desa dalam mendata serta mendorong masyarakat untuk mengikuti program ini, dengan memanfaatkan data kependudukan untuk menargetkan kelompok masyarakat yang berisiko tinggi terhadap penyakit tertentu; c. Mendorong Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menggunakan berbagai saluran komunikasi, termasuk media sosial, radio, dan televisi daerah, untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya cek kesehatan gratis, serta mengembangkan sistem pendaftaran yang lebih mudah diakses, baik melalui online maupun offline; d. Mendorong Kementerian Sosial untuk memastikan bahwa kelompok rentan, seperti lansia, penyandang disabilitas, dan masyarakat miskin, mendapatkan prioritas dalam layanan cek kesehatan gratis, serta berkolaborasi dengan organisasi sosial dan komunitas untuk menjangkau masyarakat di daerah tertinggal; e. Meminta BPJS Kesehatan dan Rumah Sakit Pemerintah untuk menyediakan layanan prioritas bagi peserta cek kesehatan gratis agar prosesnya tidak mempengaruhi pelayanan reguler bagi pasien umum, serta meningkatkan jumlah tenaga medis dan fasilitas penunjang di daerah yang cakupan pendaftarannya masih rendah. (FAJ)