481 kepala daerah akan mengikuti retret di Akademi Militer (Akmil) Magelang
Sebanyak 481 kepala daerah akan mengikuti retret di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah. Retret ini ini dilaksanakan setelah kepala daerah terpilih yang terdiri dari gubernur, bupati dan wali kota beserta wakilnya dilantik pada 20 Februari 2025. Urgensi retret ini menuai pro kontra di tengah masyarakat mengingat pemerintah tengah menggencarkan efisiensi anggaran di banyak instansi pemerintah, DPR perlu:
a. Mendorong pemerintah untuk mengkaji kembali urgensi program retret bagi kepala daerah terpilih, mengingat banyak instansi yang mengalami pemangkasan anggaran. DPR perlu memastikan bahwa setiap program yang dilaksanakan benar-benar memberikan manfaat yang signifikan bagi masyarakat;
b. Mendorong pemerintah untuk melakukan analisis cost-benefit terhadap program retret, untuk memastikan bahwa dana yang dialokasikan sebanding dengan hasil yang diharapkan. Jika tidak ada manfaat yang jelas, program ini sebaiknya ditunda atau dibatalkan;
c. Mendorong pemerintah untuk mempertimbangkan alternatif pelatihan yang lebih efisien dan hemat biaya, seperti pelatihan daring atau workshop yang dapat dilakukan di daerah masing-masing, sehingga tidak membebani anggaran negara;
d. Meminta pemerintah untuk mempublikasikan laporan evaluasi program retret secara berkala, yang mencakup indikator kinerja kunci (IKK) yang terukur dan dapat dipertanggungjawabkan. Laporan ini harus mencakup analisis dampak retret terhadap kinerja pemerintahan daerah dan kesejahteraan masyarakat. Kegagalan dalam memenuhi hal ini akan menjadi dasar evaluasi kinerja pemerintah.