Ribuan Pengembang KPR BTN Bermasalah

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk mendapati ribuan pengembang tidak menerbitkan sertifikat untuk proyek rumah yang dibeli menggunakan pembiayaan kredit pemilikan rumah atau KPR dari perseroan. Terhitung sejak 2019 hingga awal 2025, terdapat sedikitnya 120.000 unit rumah KPR BTN dengan permasalahan sertifikat yang terjadi akibat pengembang menghilang dan lepas dari tanggung jawab, DPR perlu: 
a. Mendorong pemerintah melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman bekerja serta pihak perbankan sebagai pemberi layanan Kredit Kepemilikan Rumah (KPR) agar bersama-sama melakukan upaya peningkatan pengawasan terhadap pihak pengembang atau developer pembangunan perumahan guna mengantisipasi munculnya kasus pengembang menghilang dan lepas dari tanggung jawab yang sebabkan permasalahan sertifikat bagi unit rumah yang dijual bermasalah dan merugikan konsumen; 
b. Mendorong pemerintah serta pihak perbankan responsif terhadap aduan masyarakat sebagai konsumen dan memastikan berkomitmen dalam menindak tegas pihak pengembang yang melakukan pelanggaran berupa malaadministrasi dan kecatatan hukum terhadap masyarakat sehingga menciptakan rasa aman bagi masyarakat yang akan membeli hunian; 
c. Mendorong pemerintah mempertimbangkan pembentukan lembaga yang khusus berwenang mengawasi jalannya perjanjian pengikatan atau kontrak jual beli antara pengembang dan konsumen untuk mengantisipasi potensi ketidakadilan terhadap konsumen di kemudian hari; 
d. Mengimbau pihak konsumen agar lebih berhati-hati terhadap perusahaan pengembang dengan mencari informasi terlebih dahulu terkait status lahan, perizinan, dan rekam jejak pengembang dengan teliti sebelum memutuskan melakukan pembelian hunian, serta tidak mudah tergiur terhadap diskon dan promosi yang ditawarkan, terlebih pada proyek hunian yang belum terbangun (pre project selling);
e. Mendorong Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman untuk membuat program publikasi informasi terkait status perusahaan pengembang agar menjadi acuan masyarakat untuk membeli hunian pada pengembang yang terpercaya. (TNS)