Krisis air bersih yang melanda sejumlah daerah di Indonesia
Krisis air bersih yang melanda sejumlah daerah di Indonesia akibat kekeringan kian menjadi. Ribuan liter air bersih terus digelontorkan sejumlah pemerintah daerah untuk membantu warga yang kesulitan mendapatkan air bersih. Di Jawa Tengah, misalnya, ribuan warga di 24 daerah dari 35 kabupaten/kota mengalami kesulitan memperoleh air bersih. Pemerintah setempat telah menggelontorkan sekitar 5 juta liter air bersih, DPR perlu:
a. Mendorong Pemerintah Pusat berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah (Pemda) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) segera menyusun langkah dan upaya untuk menyelesaikan permasalahan krisis air tersebut, serta melakukan upaya preventif untuk mencegah meluasnya krisis air bersih, khususnya ketika musim kemarau;
b. Mendorong BPBD berkoordinasi dengan Pemda agar secara rutin terus menyuplai air bersih dan menambah pasokan air bersih ke wilayah-wilayah yang saat ini tengah mengalami krisis air bersih, khususnya untuk keperluan mandi, cuci, kakus (MCK), hingga konsumsi;
c. Mendorong Pemerintah Pusat, Pemda, bersama BPBD untuk menyusun upaya jangka panjang guna menekan atau meminimalisir terjadinya krisis air bersih di sejumlah wilayah, khususnya wilayah yang rawan krisis air bersih, seperti dilakukannya pengaturan mekanisme penyaluran air, program penampungan air, pembudayaan hidup hemat air kepada masyarakat, membuat wadah penampung hujan, melakukan konservasi lingkungan di sekitar mata air, dan sebagainya, mengingat krisis air bersih dapat berdampak pada kesehatan masyarakat hingga stok kebutuhan pangan akibat lahan pertanian mengalami kekeringan sebab tidak mendapatkan asupan air yang cukup;
d. Mendorong Pemerintah berupaya menyediakan pasokan cadangan pangan di daerah-daerah seluruh Indonesia yang memiliki risiko krisis air bersih cukup tinggi, termasuk di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T), mengingat krisis air bersih adalah awal dari timbulnya krisis-krisis lain dengan efek yang langsung dirasakan oleh masyarakat seperti gagal panen yang berujung pada ancaman kelaparan;
e. Mendorong Pemerintah Pusat, Pemda, bersama para peneliti untuk memanfaatkan kemajuan teknologi dalam melakukan langkah pencegahan krisis air bersih di masa mendatang.