Pneumonia jadi ancaman bagi jemaah haji asal Indonesia

Pneumonia (radang paru) menjadi penyakit terbanyak jemaah yang dirawat di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI). Kepala KKHI Makkah dr. Enny Nuryanti menyebut salah satu penyebab pneumonia menjadi penyakit paling banyak yang diderita jemaah karena suhu udara yang panas di Makkah mencapai 43 derajat Celsius, DPR perlu:

a. Mendorong Kementerian Kesehatan (Kemenkes) meningkatkan program edukasi dan penyuluhan kesehatan bagi calon jemaah haji mencakup informasi mengenai risiko pneumonia, gejala-gejalanya, dan langkah-langkah pencegahan, terutama terkait dengan kondisi cuaca ekstrem di Makkah serta menggalakan program vaksinasi pneumonia dan influenza bagi calon jemaah haji sebelum keberangkatan menjadi bagian wajib dari persiapan haji;

b. Meminta Kemenkes berkoordinasi dengan KKHI Makkah menyediakan fasilitas kesehatan yang lebih lengkap dan tenaga medis yang lebih banyak serta terlatih khusus untuk menangani penyakit pernapasan seperti pneumonia termasuk menambah persediaan obat-obatan, oksigen, dan peralatan medis lainnya;

c. Mendorong KKHI memastikan setiap jemaah haji mendapatkan alat pelindung diri seperti masker dan hand sanitizer untuk mencegah penularan penyakit pernapasan serta mempertimbangkan penyediaan pakaian yang cocok untuk cuaca panas guna mengurangi risiko kesehatan;

d. Mendorong Kemenkes berkoordinasi dengan Kementerian Agama dan otoritas kesehatan Arab Saudi untuk mengantisipasi dan menangani wabah penyakit selama musim haji. Termasuk berbagi data kesehatan dan prosedur penanganan medis;

e. Mendorong Kemenag dan Kemenkes menyosialisasikan kebijakan yang mempromosikan pola hidup sehat di kalangan jemaah, termasuk asupan makanan bergizi, cukup minum air, dan istirahat yang cukup selama di Tanah Suci.