Kemenkes sebut Indonesia kembali alami peningkatan kasus Covid-19 hampir 12 persen

 Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melaporkan bahwa Indonesia kembali mengalami peningkatan kasus Covid-19 hingga hampir 12 persen yang didominasi oleh varian JN.1, DPR perlu:

a. Mendorong Kemenkes mengevaluasi dan mengkaji indikator-indikator yang menyebabkan terjadinya peningkatan kasus Covid-19 di Indonesia, khususnya yang disebabkan oleh varian JN.1, serta berkoordinasi dengan World Health Organization (WHO) untuk mengetahui status varian tersebut dan dampaknya bagi masyarakat;

b. Mendorong Kemenkes terus memperluas upaya testing (tes Covid-19) dan pelacakan (tracing), khususnya pada orang-orang yang telah terdeteksi melakukan kontak erat dengan pasien Covid-19, guna mempercepat deteksi paparan virus Corona dan mencegah tersebar luasnya penularan virus Corona;

c. Mendorong Kemenkes melakukan Whole Genome Sequencing (WGS) pada setiap pasien Covid-19 guna mengetahui varian virus corona yang terpapar pada pasien tersebut, sehingga dapat dilakukan upaya penanganan yang tepat dan pasien Covid-19 dapat segera pulih kembali, khususnya apabila terpapar JN.1;

d. Mendorong Kemenkes terus memperkuat sistem kesehatan atau perawatan (treatment) di berbagai fasilitas kesehatan (faskes) untuk penanganan pasien Covid-19, baik dari ketersediaan obat-obatan dan vitamin pendukung, tenaga kesehatan (nakes) yang bertugas, sarana telemedicine bagi pasien yang melakukan isolasi mandiri (isoman), dan ketersediaan tempat tidur (bed occupancy rate/BOR) di rumah sakit, sebagai salah satu upaya untuk menghadapi lonjakan kasus Covid-19 dan menekan angka kematian akibat Covid-19;

e. Mendorong Kemenkes terus menggencarkan program vaksinasi Covid-19 secara gratis, dan memastikan pemberian vaksinasi Covid-19 mencakup hingga ke wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T), mengingat ancaman virus corona masih terus ada di Indonesia;

f. Mendorong Kemenkes agar selalu mengupdate data kasus Covid-19 di Indonesia yang sesuai dengan kondisi lapangan atau kondisi riil, sehingga dapat diketahui jumlah pasien Covid-19 dan daerah mana saja yang perlu peningkatan penanganan Covid-19, sehingga kasus Covid-19 dan angka kematian akibat Covid-19 dapat lebih ditekan;

g. Mendorong Kemenkes mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati terhadap ancaman paparan virus corona di tempat-tempat publik, baik perkantoran, sekolah, pusat perbelanjaan, tempat wisata, dan tempat publik lainnya;

h. Mengingatkan dan mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan menjaga diri akan ancaman virus corona di manapun berada, mengingat meskipun sudah divaksin Covid-19, virus corona saat ini masih terus bermutasi dan berpotensi tetap dapat menularkan dan menimbulkan gejala.