Biaya kuliah mahasiswa di PTN belum mampu disubsidi secara penuh oleh pemerintah
Biaya kuliah mahasiswa di perguruan tinggi negeri (PTN) belum mampu disubsidi secara penuh oleh pemerintah. Bantuan Operasional Perguruan Tinggi Negeri (BOPTN) yang tersedia saat ini hanya mampu memenuhi 30 persen dari biaya operasional kampus, DPR perlu:
a. Mendorong pemerintah meningkatkan anggaran subsidi untuk pendidikan tinggi agar dapat menutupi lebih dari 30 persen biaya operasional perguruan tinggi negeri (PTN), sehingga beban biaya kuliah yang harus ditanggung mahasiswa semakin rendah dan tidak ada lagi mahasiswa yang gagal kuliah karena kendala tingginya biaya kuliah;
b. Mendorong pemerintah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap penggunaan dana Bantuan Operasional PTN untuk memastikan efisiensi dan efektivitas alokasi anggaran. Optimalisasi dana ini diharapkan bisa membantu PTN dalam mengurangi biaya operasional yang harus ditanggung oleh mahasiswa;
c. Mendorong PTN untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan mereka melalui publikasi laporan keuangan secara rutin. Hal ini dapat meningkatkan kepercayaan publik dan memastikan dana yang ada digunakan secara optimal;
d. Mendorong pemerintah mengembangkan skema pembiayaan alternatif, seperti program beasiswa atau program kerja paruh waktu yang terintegrasi dengan kampus untuk membantu mahasiswa yang kurang mampu tetap bisa melanjutkan pendidikannya di perguruan tinggi;
e. Mendorong pemerintah meningkatkan investasi dalam program pendidikan jarak jauh yang dapat menjadi alternatif bagi mahasiswa yang tidak mampu membiayai kuliah tatap muka penuh. Program ini dapat menurunkan biaya operasional sekaligus memberikan fleksibilitas kepada mahasiswa;
f. Mendorong pemerintah meningkatkan advokasi dan sosialisasi tentang hak-hak mahasiswa terkait pembiayaan pendidikan, sehingga mahasiswa lebih mengetahui dan bisa memanfaatkan bantuan yang tersedia;
g. Mendorong pemerintah dan PTN terus melakukan penelitian dan inovasi di bidang pendidikan untuk menemukan cara-cara baru dalam mengurangi biaya operasional tanpa mengorbankan kualitas pendidikan.