Rencana kerja sama Indonesia dan Cina dalam mengembangkan teknologi penanaman padi di Tanah Air
Rencana kerja sama Indonesia dan Cina dalam mengembangkan teknologi penanaman padi di Tanah Air, sebagaimana disampaikan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, dinilai sarat tantangan, DPR perlu:
a. Meminta Pemerintah melakukan analisis mendalam terhadap potensi manfaat dan risiko kerja sama dengan Cina dalam pengembangan teknologi penanaman padi tersebut, dengan memperhitungkan aspek-aspek seperti keamanan pangan, kedaulatan teknologi, dan dampak sosial-ekonomi;
b. Meminta Pemerintah memastikan bahwa semua tahap kerja sama dilakukan dengan transparansi yang tinggi dan akuntabilitas yang jelas. Pemerintah harus secara terbuka melibatkan masyarakat, termasuk petani dan ahli pertanian, dalam proses pengambilan keputusan;
c. Meminta Pemerintah memastikan bahwa kerja sama dengan Cina didasarkan pada prinsip kemitraan yang seimbang dan saling menguntungkan. Pemerintah harus memastikan bahwa teknologi dan pengetahuan yang diperoleh dari kerja sama tersebut benar-benar memberi manfaat bagi pembangunan pertanian dalam negeri;
d. Meminta Pemerintah untuk tidak terlalu bergantung pada kerja sama dengan Cina saja dalam pengembangan teknologi penanaman padi. Pemerintah perlu menjajaki kerja sama dengan negara lain atau mengembangkan inisiatif sendiri untuk pengembangan pertnaian di Indonesia;
e. Meminta Pemerintah dalam hal ini Kementerian Pertania (Kementan) untuk secara teratur berkonsultasi dengan para pihak terkait, termasuk petani, ahli pertanian, dan LSM yang peduli dengan masalah pertanian;
f. Mendorong Kementan untuk meningkatkan kerja sama dengan institusi riset dan perguruan tinggi dalam pengembangan teknologi penanaman padi dengan memperkuat kapasitas riset dan inovasi dalam negeri serta mempercepat transfer teknologi ke lapangan;
g. Mendorong Pemerintah untuk fokus pada penguatan kapasitas lokal dalam pengembangan teknologi penanaman padi, meliputi pelatihan petani, penelitian dan pengembangan domestik, serta pendanaan untuk inovasi teknologi lokal.