Penyelundupan dan penyalahgunaan narkotika masih kerap terjadi di Indonesia

Penyelundupan dan penyalahgunaan narkotika masih kerap terjadi di Indonesia, seperti kasus penyelundupan narkotika melalui pesawat Medan-Jakarta baru-baru ini, hingga lima orang anggota polisi di Cimanggis, Depok, yang didapati menyalahgunakan narkotika, DPR perlu:

a. Mendorong Kepolisian memberikan sanksi tegas sesuai peraturan perundangan yang berlaku kepada seluruh pihak yang terbukti terlibat dalam kasus penyelundupan dan penyalahgunaan narkotika tersebut tanpa pandang bulu, bahkan memberikan tindak lebih tegas kepada aparat kepolisian yang seharusnya menjadi contoh baik kepada masyarakat;

b. Mendorong Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk menyusun langkah dalam rangka meminimalisir dan mencegah meluasnya peredaran narkotika di Indonesia, baik melalui penguatan implementasi Undang-Undang (UU), Peraturan Pemerintah (PP), Peraturan Daerah (Perda), hingga kebijakan maupun peraturan lainnya;

c. Mendorong Pemerintah memperkuat diplomasi dengan negara-negara lain terkait komitmen untuk mencegah masuknya bandar narkotika internasional ke masing-masing negara, terutama dari negara-negara yang tersinyalir sering menjadi akses penyelundupan dan penyalahgunaan narkotika di jaringan internasional;

d. Mendorong BNN bersama aparat TNI-Polri untuk menjaga titik-titik yang menjadi jalur tikus masuknya narkotika ilegal dari jaringan internasional ke Indonesia, serta berkomitmen untuk memerangi narkotika dan tidak ikut terjerumus;

e. Mendorong Pemerintah, BNN, dan Kepolisian untuk memperkuat program rehabilitasi bagi para pengguna narkotika, guna memastikan mereka tidak lagi menggunakan narkotika setelah lepas dari masa rehabilitasi, serta berkomitmen memberikan sanksi tegas kepada pelaku peredaran narkotika di Indonesia.