Kementan Rencanakan Impor 2,15 Juta Sapi Perah Guna Program Minum Susu Gratis

 Untuk memenuhi kebutuhan susu reguler dan program Minum Susu Gratis, Kementerian Pertanian (Kementan) merencanakan mengimpor 2,15 juta sapi perah dari Australia, Selandia Baru, Brasil, dan Amerika Serikat, DPR perlu:

a. Meminta Pemerintah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap dampak Program Minum Susu Gratis, termasuk proyeksi peningkatan konsumsi susu, kebutuhan susu nasional dalam jangka panjang, hingga dampak pada pekeraj di peternakan sapi perah;

b. Mendorong Kementan lebih memprioritaskan upaya untuk meningkatkan produksi susu dalam negeri, seperti dengan mendorong investasi dalam peningkatan produktivitas peternakan lokal dan pendekatan berkelanjutan lainnya;

c. Mendorong Kementan lebih mengoptimalkan potensi sumber daya alam dan tenaga kerja lokal dalam meningkatkan produksi susu, dengan memberikan dukungan teknis, pembiayaan, dan insentif kepada peternak lokal;

d. Mendorong Kementan melakukan konsultasi yang lebih luas dengan para pemangku kepentingan, termasuk peternak lokal, pakar pertanian, dan asosiasi industri susu, untuk mencari solusi bersama yang berkelanjutan;

e. Meminta Kementan lebih berfokus pada diversifikasi sumber pasokan susu, termasuk dengan mengembangkan program kemitraan antara peternak lokal dan industri susu, serta memperluas akses ke teknologi dan pengetahuan;

f. Meminta Kementan  memastikan bahwa impor sapi perah dilakukan dengan memperhatikan kualitas dan kesejahteraan hewan, dengan menerapkan standar yang ketat dalam hal transportasi, penanganan, dan pengawasan peternakan.