Indonesia Tourism Fund/ITF

 Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenkomarves) akan menggelar rapat koordinasi bersama Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif  (Kemenparekraf) membahas rencana pungutan iuran pariwisata melalui tiket pesawat dalam rencana dana pariwisata (Indonesia Tourism Fund/ITF), pihak Maskapai seperti Garuda Indonesia menyatakan keberatan dan menyarankan agar skema yang dipakai tidak dalam bentuk tambahan biaya di tiket pesawat, DPR perlu:

a.            Mendorong pemerintah mempertimbangkan adanya pungutan iuran pariwisata melalui tiket pesawat dalam rencana dana pariwisata (Indonesia Tourism Fund/ITF) karena hal tersebut justru akan memberatkan masyarakat mengingat harga tiket pesawat domestik yang berlaku saat ini masih terbilang tinggi;

b. Mendorong pemerintah mendefinisikan urgensi dibentuknya ITF, kegunaan dana, tujuan, serta pihak yang akan mengelola ITF secara rinci, guna meyakinkan berbagai pihak bahwa ITF ditujukan untuk mengembangkan pariwisata di Indonesia;

C.            Mendorong Kemenparekraf berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk melakukan pemetaan lokasi-lokasi pariwisata yang dapat diakses melalui jalur udara dan mempertimbangkan penerapan kisaran tarif batas atas (TBA) dengan tarif batas bawah (TBB) untuk harga tiket pesawat domestik pada destinasi yang sudah ditentukan, seperti destinasi yang diminati pelancong atau memiliki potensi wisata yang cukup tinggi dapat lebih murah dibandingkan dengan destinasi yang tidak terlalu diminati oleh pelancong atau minim potensi wisata sebagai langkat untuk menurunkan kembali harga tiket pesawat domestik dan memulihkan pariwisata;

d.             Mendorong Kemenhub meninjau kembali regulasi-regulasi yang mengatur tarif atau biaya dalam industri penerbangan agar bisa disesuaikan dengan kondisi saat ini, seperti Keputusan Menteri Perhubungan Nomor 68 Tahun 2022 tentang Biaya Tambahan (Fuel Surcharge) Tarif Penumpang Pelayanan Kelas Ekonomi Angkutan Udara Niaga Berjadwal Dalam Negeri, serta membantu industri penerbangan untuk memangkas biaya-biaya yang menjadi beban maskapai penerbangan.