Indonesia kehilangan 11,5 miliar dollar Amerika Serikat (AS) akibat 1 juta masyarakat memilih berobat ke luar negeri
Presiden Joko Widodo mengatakan negara kehilangan devisa sebesar 11,5 miliar dollar Amerika Serikat (AS) atau Rp180 triliun karena lebih dari 1 juta masyarakat memilih berobat ke luar negeri, DPR perlu:
a. Mendesak pemerintah untuk melakukan pembenahan secara menyeluruh terhadap sistem kesehatan di Indonesia, termasuk peningkatan aksesibilitas, kualitas dan infrastruktur layanan kesehatan serta distribusi tenaga medis yang lebih merata di seluruh wilayah Indoensia;
b. Mendorong pemerintah meningkatkan kuantitas dan kualitas tenaga kesehatan, terutama dokter spesialis, dengan meningkatkan kapasitas pendidikan medis di dalam negeri dan mengadopsi program insentif untuk menarik dan mempertahankan tenaga medis yang berkualitas;
c. Mendorong pemerintah memperkuat industri farmasi lokal, termasuk memberikan insentif untuk penelitian dan pengembangan obat-obatan serta bantuan untuk meningkatkan produksi obat-obatan berkualitas tinggi di Indonesia. Dengan penguatan industri farmasi domestik ini, diharapkan akan mengakomodasi kebutuhan obat untuk berbagai jenis penyakit;
d. Mengusulkan digalakkannya kampanye atau penyuluhan dan edukasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya berobat di dalam negeri, serta informasi tentang kemajuan dan ketersediaan layanan kesehatan domestik;
e. Meminta pemerintah untuk secara rutin mengevaluasi kebijakan kesehatan yang ada dan menyesuaikannya dengan kebutuhan dan tantangan yang dihadapi dalam meningkatkan akses dan kualitas layanan kesehatan di Indonesia.