Hari Malaria Sedunia

 Hari Malaria Sedunia (World Malaria Day) diperingati pada tanggal 25 April tiap tahunnya, yang pada tahun 2024 bertemakan "Accelerating the Fight Against Malaria for a More Equitable World" atau "Mempercepat perang melawan malaria untuk dunia yang lebih adil”, DPR perlu:

a. Mendorong Kementerian Kesehatan (Kemenkes) berkoordinasi dengan stakeholders terkait dan World Health Organization (WHO) untuk berfokus pada upaya melalui program-program pencegahan dan pengendalian malaria secara global maupun nasional;

b. Mendorong Kemenkes berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah (Pemda) memetakan daerah-daerah yang masih memiliki kasus malaria tinggi, dan segera menyusun kebijakan atau program yang bisa menekan jumlah kasus malaria di tiap daerah tersebut;

c. Mendorong Kemenkes untuk memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai gejala apabila terpapar malaria beserta upaya pertolongan pertama yang bisa dilakukan sebelum dibawa ke fasilitas kesehatan (faskes) terdekat, sehingga risiko kematian akibat terkena malaria bisa ditekan;

d. Mendorong pemerintah mengklasifikasikan faktor-faktor yang menyebabkan masih terjadinya malaria di suatu daerah, dan berkomitmen untuk memberikan layanan yang berkualitas, tepat waktu, dan terjangkau untuk mencegah, mendeteksi, dan mengobati malaria bagi masyarakat;

e. Mendorong Kemenkes untuk memastikan tiap faskes memiliki sarana, prasarana, dan infrastruktur yang memadai untuk penanganan penyakit malaria, agar penyakit malaria dapat diobati secara maksimal;

f. Menyampaikan kepada seluruh masyarakat untuk bersama-sama mengakhiri diskriminasi dan stigma negatif terhadap penyakit malaria dan pengidapnya, serta meminta kepada Kemenkes untuk meningkatkan kualitas dan mutu pelayanan kesehatan di dalam negeri untuk pengobatan malaria.