1,8 Juta anak Indonesia belum mendapatkan imunisasi

 Hingga saat ini, sekitar lebih dari 1,8 juta anak di Indonesia belum mendapatkan imunisasi, yang berdampak pada peningkatan risiko kecacatan hingga kematian pada anak, DPR perlu:

a. Mendorong Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengevaluasi hal tersebut guna diketahui faktor-faktor yang menyebabkan lebih dari 1,8 juta anak tersebut belum diimunisasi, mengingat perlu diwaspadai karena anak yang belum diimunisasi berisiko tertular dan menularkan penyakit berbahaya yang seharusnya bisa dicegah;

b. Mendorong Kemenkes segera mendata lebih dari 1,8 juta anak yang belum diimunisasi tersebut, agar bisa segera dilakukan upaya jemput bola untuk memberikan imunisasi pada anak, sehingga cakupan imunisasi pada anak bisa dilakukan secara optimal;

c. Mendorong Kemenkes memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya kepada orang tua, agar orang tua bisa memahami manfaat vaksinasi dan tidak segan lagi membawa anak ke fasilitas kesehatan (faskes) terdekat untuk memberikan vaksinasi lengkap kepada anak-anak mereka, mengingat belum optimalnya cakupan vaksinasi tersebut salah satunya disebabkan karena keengganan orangtua membawa anaknya diimunisasi, takut akan pemberian imunisasi ganda, dan takut akan efek samping yang bisa ditimbulkan dari imunisasi;

d. Mendorong Kemenkes dan Dinas Kesehatan untuk mengoptimalkan kembali peran Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) dan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) sebagai sentra imunisasi anak;

e. Mendorong Kemenkes, Pemerintah Daerah (Pemda), dan Dinas Kesehatan untuk mengantisipasi terjadinya kejadian luar biasa (KLB) sebagai dampak penurunan cakupan imunisasi, sehingga perlu ada respon cepat pemerintah agar KLB tidak terjadi dan meluas;

f. Mendorong Kemenkes untuk memastikan ketersediaan stok imunisasi dan kelancaran distribusi vaksin untuk imunisasi anak mengingat ketiadaan stok dapat berdampak pada rendahnya capaian imunisasi dasar lengkap, serta meminta Pemda aktif melaporkan kekosongan stok vaksin untuk imunisasi dasar sehingga Kemenkes dapat segera mengirimkan stok vaksin sesuai dengan kebutuhan masing-masing daerah.