Harga beras kian melambung di pasaran

Harga beras kian melambung di pasaran. Biasanya sekitar Rp12 ribu - Rp14 ribu per kilogram (kg), kini melonjak di atas Rp18 ribu per kg. Beras premium pun mendadak langka di ritel modern dan banyak toko yang kehabisan stok beras untuk dijual, DPR perlu:

a. Mendorong pemerintah berkomitmen untuk serius dan sigap dalam menangani permasalahan kenaikan dan langkanya beras di pasaran dengan segera mengupayakan berbagai strategi hingga harganya kembali stabil, khususnya menjelang Ramadan dan Idul Fitri karena permintaan masyarakat terhadap bahan pokok cenderung meningkat;

b. Mendorong Kementerian Pertanian (Kementan) serius meningkatkan dukungan kepada petani dengan memberikan berbagai insentif untuk menggenjot produksi petani lokal, khususnya terkait pengadaan pupuk dalam pemenuhan kebutuhan produksi, pembenahan infrastruktur pertanian, serta pengembangan keterampilan dan pengetahuan petani, guna mempercepat implementasi program-program bantuan yang dapat membantu petani menghadapi risiko produksi dan harga;

c. Mendorong pemerintah dan importir beras memastikan beras impor tiba di dalam negeri sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan, baik jadwal maupun jumlahnya guna memenuhi kebutuhan dalam negeri guna menstabilkan harga di pasaran;

d. Mendorong Kementan dan Kementerian Perdagangan (Kemendag) memperbaiki tata niaga impor beras agar lebih transparan dan sesuai dengan kebutuhan nasional;

e. Mendorong Badan Pangan Nasional (Bapanas) bersama Badan Pusat Statistik (BPS) untuk melakukan sinkronisasi dan pengakuratan kebutuhan beras dan produksi beras nasional guna menyeimbangkan antara jumlah permintaan dan penawaran beras di pasaran sehingga harga beras kembali stabil;

f. Mendorong pemerintah daerah melakukan pengawasan dan penanggulangan kenaikan harga beras di tingkat lokal dengan mengimplementasikan kebijakan yang mendukung program-program pengentasan kemiskinan di daerah, seperti kebijakan operasi pasar murah, khususnya jelang Ramadan dan Idul Fitri.