Realisasi Santunan Korban GGAPA Masih Belum Mendapatkan Bantuan Dari Pemerintah
Realisasi santunan bagi keluarga anak-anak korban obat sirop beracun penyebab gangguan ginjal akut progresif atipikal (GGAPA) masih menanti persetujuan Presiden Joko Widodo, sementara santunan ini sangat dinanti para korban sebagai tanggung jawab pemerintah atas peredaran obat sirop beracun pada 2022, DPR perlu:
a. Mendorong pemerintah berkomitmen untuk mempercepat persetujuan dan mekanisme penyaluran santunan bagi keluarga korban GGAPA sebagai bukti keseriusan tanggung jawab dari pemerintah terhadap korban, khususnya bagi korban yang selamat sebab membutuhkan biaya perawatan dan pemulihan, di luar yang ditanggung oleh BPJS Kesehatan;
b. Mendorong pemerintah menyusun mekanisme pencairan santunan dengan efisien sehingga memudahkan keluarga korban dalam mencairkan santunan;
c. Mendorong pemerintah melakukan pengawasan penyaluran santunan guna memastikan santunan tersebut nantinya diterima tepat sasaran yaitu oleh seluruh keluarga korban yang datanya telah terverifikasi, serta keluarga korban menerima tepat jumlah, yaitu sesuai dengan jumlah santunan yang akan ditetapkan pemerintah, serta tepat pada waktu yang telah dijadwalkan;
d. Mendorong pemerintah juga memberikan dukungan secara moral kepada keluarga korban dan menyampaikan bahwa pemerintah berkomitmen untuk memperbaiki dan mereformasi terkait sistem kesehatan, khususnya persebaran obat-obatan dalam rangka melindungi masyarakat, serta menyampaikan bahwa proses hukum tetap berlanjut.