Impor Beras 1 Juta Ton
Menteri Perdagangan (Mendag), Zulkifli Hasan, telah menandatangani nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) terkait impor beras sebanyak 1 juta ton dari India sebagai antisipasi dari dampak El Nino, DPR perlu:
a. Meminta Kementerian Perdagangan (Kemendag) agar tidak tergesa-gesa memutuskan impor beras 1 juta ton dari India kendati hal itu merupakan langkah antisipasi dari dampak El Nino. Kemendag diharapkan intens berkoordinasi dengan Kementerian Pertanian (Kementan) dan Badan Urusan Logistik (Bulog) untuk mengetahui ketersediaan stok beras nasional;
b. Mempertanyakan dan meminta pemerintah menjelaskan terkait penandatanganan MoU impor beras dari India tersebut, mengingat kesepakatan tersebut di luar dari penugasan Badan Pangan Nasional (Bapanas) ke Perum Bulog untuk mengimpor beras sepanjang 2023, guna mencegah terjadinya kesalahpahaman antara Kemendag dengan Bulog, dimana keduanya sama-sama melakukan impor dan membuat stok beras menjadi kelebihan stok (over stock);
c. Meminta Kementan menyusun strategi jangka panjang untuk mengantisipasi berbagai fenomena alam yang berpotensi menghambat produksi beras dalam negeri, sehingga kedepannya pemerintah tidak perlu selalu bergantung kepada impor untuk urusan ketersediaan beras dan lebih mengutamakan produksi dalam negeri sehingga bisa menghidupkan perekonomian petani dalam negeri.