Pertimbangan Pemberian Vaksin Flu Burung Terhadap Unggas
Organisasi Kesehatan Hewan Dunia (WOAH) menyarankan pemerintah di negara-negara dunia untuk mempertimbangkan pemberian vaksin flu burung terhadap unggas, yang kini tercatat telah membunuh ratusan juta burung dan mamalia seperti flu burung H5N1 varian 2.3.4.4b yang juga dapat menular ke manusia seperti yang terjadi di Ekuador dan Kamboja guna mencegah flu burung menjadi pandemi baru. Meskipun belum ditemukan kasus varian 2.3.4.4b di Indonesia, namun pemerintah perlu waspada mengingat jumlah kasus flu burung di Indonesia cukup tinggi, DPR perlu:
a. Mendorong pemerintah meningkatkan upaya penerapan biosekuriti secara ketat meliputi sanitasi, isolasi, dan vaksinasi sebagai salah satu bentuk kewaspadaan akan transmisi kasus Flu Burung clade baru 2.3.4.4b di Indonesia;
b. Mendorong pemerintah berupaya meningkatkan pengawasan terhadap impor Grant Parent Stock (GPS), Parent Stock (PS), pakan, suplemen, peralatan, dan lain sebagainya guna mencegah potensi transmisi virus yang berasal dari tingginya kegiatan perdagangan unggas internasional;
c. Mendorong pemerintah untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap transmisi penyebaran virus yang berasal dari konservasi satwa liar dan unggas bebas, mengingat flu burung merupakan penyakit yang awalnya ditularkan oleh burung liar yang bermigrasi dan terinfeksi;
d. Mengimbau agar para peternak selalu mengenakan alat pelindung diri (APD) sebagai salah satu upaya pencegahan penularan Flu Burung dari unggas ke manusia. (RR)