Beberapa Maskapai Penerbangan Sipil di Papua Terhenti Sementara Akibat Serangan KKB
Sejumlah maskapai penerbangan sipil di Papua menghentikan sementara penerbangan Sentani-Dekai menyusul adanya insiden penembakan oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua. Sepanjangan periode Januari - Maret 2023, sudah terjadi empat kali serangan yang dilakukan oleh KKB, DPR perlu:
a. Mendorong aparat TNI dan Kepolisian untuk segera menangkap dan memberikan sanksi tegas sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku terhadap pelaku. Mengingat, ancaman teror yang disebabkan oleh KKB di Papua sudah terjadi secara berulang dan mengganggu keamanan masyarakat;
b. Mendorong Pemerintah Pusat, TNI/Polri, bersama Pemerintah Daerah (Pemda) untuk menyusun upaya dan strategi khusus dalam menangani kasus KKB melalui pendekatan defensif yang dinamis aktif, mengingat aksi teror dan penyerangan yang dilakukan KKB berdampak pada pendistribusian logistik, medis dan kebutuhan lainnya bagi masyarakat papua terhenti;
c. Mendorong TNI/Polri mengkoordinasikan aparat keamanan di wilayah Papua untuk menambah jumlah personel di titik-titik rawan terjadinya tindak terorisme oleh KKB, sehingga keamanan masyarakat setempat dapat lebih terjaga dan aktivitas pemerintahan dan pelayanan publik dapat tetap berjalan dengan lancar.
d. Mendorong aparat TNI, Polri dan Badan Intelijen Negara Daerah (BINDA) Papua untuk menelurusi sokongan senjata dan amunisi untuk KKB. Mengingat, belum lama ini ditemukan adanya dugaan pemasok senjata KKB Papua yang berasal dari oknum aparat TNI. Karenanaya pemerintah diharapkan juga dapat mengevaluasi penyimpanan senjata guna mencegah dimanfaatkannya oleh oknum aparat untuk mengambil keuntungan pribadi dengan menjualnya kepada pihak-pihak tertentu;
e. Meminta pemerintah dan aparat keamanan untuk mencari solusi konkrit atas persoalan terorisme dan aksi separatis yang dilakukan oleh KKB Papua. Pemerintah dan aparat diharapkan serius dalam menangani konflik di Papua, mengingat konflik ini tidak hanya melelahkan bagi pemerintah saja tetapi juga bagi masyarakat Papua yang akhirnya berdampak pada melambatnya pembangunan dan pengembangan di Papua dibandingkan provinsi lainnya di Indonesia. (YA)