Pemerintah Izinkan Impor Beras 500 Ribu Ton
Pemerintah memberikan izin impor beras sebanyak 500 ribu ton kepada Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) sebab menipisnya stok beras di gudang Bulog, sementara harga beras di dalam negeri terus menanjak, DPR perlu:
a. Mendorong Kementerian Pertanian (Kementan), Perum Bulog, dan Satuan Tugas (Satgas) Pangan mengawasi secara ketat penyaluran beras impor nantinya, mengingat disparitas harga berpotensi dimanfaatkan oleh spekulan untuk mengambil keuntungan pribadi;
b. Mendorong Kementan, Perum Bulog, dan Satgas Pangan memastikan realisasi penyaluran beras impor tersebut sesuai dengan skema yang telah ditetapkan, yaitu akan dibagi secara bertahap, sebesar 200 ribu ton hingga akhir tahun 2022 dan 300 ribu ton sisanya akan direalisasikan tahun 2023 sebelum puncak musim panen, serta memastikan beras impor tidak mengganggu harga jual petani saat masuk musim panen;
c. Mendorong Perum Bulog menyusun langkah dan strategi untuk meningkatkan penyerapan beras dalam negeri untuk memenuhi stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) di tahun 2023 dan tahun-tahun berikutnya, mengingat lahan sawah dan produksi beras di tahun 2022 yang sebenarnya mengalami peningkatan dibanding tahun 2021, sehingga meminimalisir ketergantungan terhadap impor beras;
d. Mendorong Satgas Pangan terus memantau dan menyelidiki penimbunan, penahanan atau pengurangan distribusi, penetapan harga di luar ketentuan, serta tindakan lain yang mengganggu keamanan ketersediaan pasokan, distribusi, dan stabilitas harga, baik itu terhadap beras impor maupun beras dalam negeri. (LA)
(21 Desember 2022)