KKB Papua Melakukan Penyerangan Kepada Sejumlah Anggota Polisi

 Teroris kelompok kriminal bersenjata (KKB) kembali melakukan aksi onar dengan menyerang rombongan polisi sehingga menyebabkan dua mobil terbakar dan satu warga tewas. Sebelumnya juga KKB membunuh secara keji empat warga sipil di Papua, DPR perlu:

a. Mengecam keras aksi yang dilakukan oleh KKB tersebut, serta mendorong Kepolisian dan TNI untuk menangkap dan menindak tegas seluruh anggota KKB yang terlibat dalam insiden tersebut, serta memastikan sanksi yang diberikan sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku;

b. Mendorong aparat keamanan untuk menganalisis dan mengevaluasi soal meningkatnya serangan KKB akhir-akhir ini, serta menjamin untuk adanya peningkatan keamanan di wilayah tersebut dan wilayah yang berpotensi menjadi titik terjadinya aksi kekerasan bersenjata oleh KKB, terlebih saat ini sudah memasuki suasana jelang Natal 2022 dan Tahun Baru 2023, guna mengantisipasi adanya serangan susulan lainnya yang mengancam keselamatan masyarakat sekitar;

c. Mendorong aparat TNI, Polri, dan Badan Intelijen Negara Daerah (BINDA) Papua untuk menelusuri sokongan senjata dan amunisi untuk KKB, serta mengevaluasi sistem penyimpanan senjata guna mencegah dimanfaatkannya oleh oknum aparat untuk mengambil keuntungan pribadi dengan menjualnya kepada pihak-pihak tertentu;

d. Meminta pemerintah dan aparat keamanan untuk mencari solusi konkrit atas persoalan terorisme dan aksi separatis yang dilakukan oleh KKB Papua, mengingat aksi yang dilakukan KKB masih terus berulang. Pemerintah dan aparat diharapkan serius dalam menangani konflik di Papua, mengingat konflik ini merugikan dan mengancam kenyamanan serta keamanan masyarakat Papua yang akhirnya berdampak pada melambatnya pembangunan dan pengembangan di Papua dibandingkan provinsi lainnya di Indonesia;

e. Mendorong seluruh stakeholders terkait, baik di Pusat dan Daerah, membuka ruang dialog dengan KKB untuk mewujudkan resolusi konflik yang tepat sehingga KKB tidak lagi mengancam keamanan dan kenyamanan masyarakat. (LA)

(15 Desember 2022)