Angka PHK Sektor Teknologi dan Tekstil Terus Bertambah
Angka pemutusan hubungan kerja (PHK) di sektor teknologi dan tekstil di Indonesia terus bertambah, hal itu sebagai dampak pelemahan ekonomi global, DPR perlu:
a. Mendesak Pemerintah segera mengambil langkah penyelesaian jangka pendek dan jangka panjang terhadap persoalan PHK massal akibat kondisi ketidakpastian ekonomi;
b. Mendorong Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) untuk memastikan bahwa korban PHK mendapatkan hak-haknya sebagaimana diatur dalam Undang-Undang (UU) No. 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan;
c. Mendorong Pemerintah untuk mengeluarkan kebijakan yang memproteksi pasar dalam negeri sebagai substitusi produk impor sebagai langkah penyelamatan ekonomi nasional;
d. Mendorong Pemerintah untuk mengeluarkan regulasi yang mengatur model bisnis perusahaan digital mengingat saat ini masih marak melakukan promo besar-besaran untuk mempertahankan market share;
e. Mendorong Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan untuk memastikan kesiapannya dalam menghadapi gelombang PHK, serta memberikan pelayanan maksimal dan kemudahan bagi peserta yang ingin melakukan klaim;
f. Mengimbau pegiat startup, unicorn, hingga decacorn untuk meninggalkan kebiasaan rekrutmen agresif (overstaffing) yang berdampak pada tingginya operasional perusahaan. (SR)
(23 November 2022)