Stok Vaksinasi Covid-19 Mengalami Kekosongan
Stok vaksinasi Covid-19 di sejumlah wilayah mengalami kekosongan, sehingga menyebabkan program tersebut harus terhenti sementara waktu, sementara keharusan vaksin booster sebagai syarat perjalanan masih berlaku, DPR perlu:
a. Mendorong Pemerintah Daerah (Pemda) segera mengajukan permintaan stok vaksinasi Covid-19 kepada Pemerintah Pusat sehingga kebutuhan masyarakat untuk memenuhi persyaratan vaksinasi Covid-19, mulai dari vaksin primer hingga booster dapat terpenuhi;
b. Mendorong Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memastikan ketersediaan stok vaksinasi Covid-19, baik melalui produksi vaksin dalam negeri maupun vaksinasi Covid-19 impor, mengingat saat ini kebutuhan masyarakat untuk diberikan vaksinasi Covid-19 masih bersifat urgen sebab perkembangan subvarian virus corona masih mengancam kesehatan masyarakat;
c. Mendorong Kemenkes berkoordinasi dengan Pemda dalam memetakan kebutuhan vaksinasi Covid-19 di tiap wilayah, sehingga pendistribusian vaksinasi Covid-19 bisa merata hingga ke seluruh wilayah di Tanah Air. Diharapkan, daerah dengan stok vaksinasi Covid-19 yang berlebih dapat mengalokasikan vaksin Covid-19 ke daerah yang saat ini tengah mengalami kekosongan vaksin Covid-19;
d. Meminta pemerintah memberikan solusi bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan atau kegiatan yang mengharuskan persyaratan kelengkapan vaksinasi Covid-19, sementara diketahui stok vaksinasi di sejumlah daerah mengalami kekosongan, sehingga masyarakat belum dapat memenuhi persyaratan tersebut;
e. Mendorong Kemenkes berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan memastikan masyarakat memiliki akses yang mudah untuk menuju sentra-sentra atau lokasi pemberian vaksinasi Covid-19, sehingga dapat membantu pemerintah untuk mencapai target vaksinasi Covid-19, khususnya vaksinasi booster yang saat ini baru mencapai 64,8 juta jiwa. (LA)
(25 Oktober 2022)