Potensi La Nina Berdampak Pada Produksi Beras Nasional
Curah hujan tinggi akibat La Nina mengancam potensi kenaikan produksi beras nasional, DPR perlu:
a. Meminta Kementerian Pertanian (Kementan) mewaspadai faktor iklim yaitu dampak curah hujan tinggi yang dapat menimbulkan banjir dan menyebabkan potensi gagal panen di sejumlah wilayah Indonesia, sehingga menurunkan produksi beras nasional 2022;
b. Mendorong Kementan berkoordinasi dengan pemerintah daerah (Pemda) untuk memetakan daerah yang paling berpotensi memiliki curah cukup tinggi dan rawan terjadi bencana. Pemerintah diharapkan memastikan setiap daerah mampu melakukan mitigasi bencana untuk mengantisipasi dampak perubahan iklim yang akan berpengaruh terhadap produksi;
c. Mendorong Kementan dan Bulog mempertimbangkan untuk menaikkan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) gabah dan beras dari para petani di Indonesia, mengingat selama hampir tiga tahun terakhir, terjadi kecenderungan penurunan harga gabah dan beras di tingkat usaha tani mulai Agustus 2019 hingga Juni 2022 yang mengakibatkan menurunnya minat petani untuk menanam padi;
d. Mendukung optimalisasi program terobosan Kementan berupa peningkatan indeks pertanaman, perluasan areal tanam baru di lahan kering, peningkatan produktivitas, penggunaan benih unggul dan menggerakan pupuk alami. (RA)
(18 Oktober 2022)