Kelangkaan Vaksin Meningtis Terhadap Penyelenggaraan Haji dan Umrah
Kelangkaan vaksin meningtis mulai berdampak serius terhadap penyelenggaraan haji dan umrah. Bahkan, sejumlah kantor kesehatan pelabuhan (KKP) di beberapa daerah menghentikan sementara pelayanan vaksinasi meningitis, hingga stok vaksin meningitis kembali tersedia. DPR perlu :
a. Meminta Kementerian Kesehatan (Kemenkes) bersama Kementerian Agama (Kemenag) bekerja sama mencari solusi yang tepat dan cepat dalam mengatasi permasalahan kelangkaan vaksin meningtis, terlebih kelangkaan vaksin meningitis terjadi saat meningkatnya minat masyarakat dalam melaksanakan ibadah umrah;
b. Meminta Kemenkes untuk meninjau kembali kebijakan kewajiban vaksin meningitis bagi calon jamaah umrah terlebih saat ini ketentuan pemerintah Arab Saudi sudah mulai memberikan kelonggaran kebijakan terhadap kewajiban tersebut, mengingat apabila pemerintah tetap memaksakan hal tersebut ditengah-tengah kelangkaan vaksin meningtis, dikhawatirkan akan berpotensi pada kegagalan pemberangkatan jamaah umrah;
c. Mendorong Kemenag dan Kemenkes berkomitmen untuk mendukung kegiatan ibadah dan mengupayakan kebijakan terbaik terhadap calon jemaah haji dan umrah yang akan berangkat menunaikan ibadah di Arab Saudi, seperti melakukan negosiasi dengan pemerintah Arab Saudi, mengingat syarat vaksin meningitis masih menjadi syarat untuk jemaah haji dan umrah agar bisa masuk ke Arab Saudi;
d. Mendorong Kemenkes mengoptimalisasi kerja sama dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) maupun perusahaan asing yang memproduksi vaksin meningitis agar stok vaksin dapat segera ditingkatkan, sehingga persyaratan vaksin meningitis yang masih berlaku saat ini sebagai syarat perjalanan ibadah haji dan umrah, dapat dilakukan secara maksimal, mengingat aturan Permenkes No. 23 Tahun 2018 tentang Pelayanan dan Penerbitan Sertifikat Vaksinasi Internasional juga harus didukung dengan ketersediaan vaksin yang memadai, termasuk vaksin meningitis, sehingga persyaratan-persyaratan tersebut tidak mengganggu jalan calon jemaah umrah dan haji untuk berangkat beribadah;
e. Mengimbau kepada calon jamaah umrah untuk bersabar menunggu ketersediaan stok vaksin meningitis dan meminta calon jemaah umrah untuk aktif mencari dan mengonfirmasi informasi vaksinasi yang diterima sebagai syarat perjalanan haji dan umrah agar tidak terjadi misinformasi. (YA)