Indonesia Diminta Menanggung Pembengkakan Biaya Kereta Cepat jakarta Bandung

Adanya permintaan dari China Development Bank (CDB) kepada pemerintah Indonesia untuk menanggung pembengkakan biaya proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), DPR perlu:

a. Meminta Kementerian Keuangan (Kemenkeu) untuk segera mengkaji dan melakukan analisis anggaran dalam APBN sehingga dapat merespon untuk menolak permintaan tersebut secara tegas dan berdasarkan data yang jelas, sebab diketahui sebelumnya bahwa pemerintah menegaskan bahwa proyek kereta cepat tersebut tidak akan menggunakan dana APBN;

b. Mendorong pemerintah untuk mencari alternatif pendanaan lainnya di luar APBN untuk mengatasi pembengkakan biaya proyek tersebut, sebab terhambatnya persoalan anggaran dapat menyebabkan diundurnya tenggat waktu penyelesaian proyek KCJB;

c. Mendorong pemerintah untuk terus mengawasi perkembangan dari proyek KCJB agar dapat diupayakan semaksimal mungkin agar proyek tersebut selesai tepat waktu yakni pada akhir tahun 2022, dan mengatur strategi cadangan, baik realisasi pengerjaan proyek hingga anggaran, apabila target penyelesaian proyek KCJB terpaksa harus diundur.

(28 Juli 2022)