Imunisasi Campak-Rubela di Luar Pulau Jawa-Baki Baru 43.5 Persen Dari Target 27 Juta Anak

Cakupan imunisasi campak-rubela di luar Pulau Jawa-Bali pada pelaksanaan Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) masih rendah. Hingga pelaksanaan imunisasi tahap pertama per 11 Juli 2022, jumlah cakupannya baru mencapai 43,5 persen dari target 27 juta anak, DPR perlu:

a. Menyampaikan bahwa imunisasi pada anak sangat penting dilakukan untuk meningkatkan kekebalan diri terhadap virus dan menciptakan kekebalan komunal, karenanya pemerintah harus serius dalam mengejar target imunisasi. Pemerintah diharapkan melakukan evaluasi pelaksanaan imunisasi tahap pertama sehingga ada solusi atau strategi tepat mengejar capaian imunisasi pada program imunisasi selanjutnya;

b. Meminta Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memanfaatkan berbagai media yang ada saat ini baik media siaran maupun media sosial, serta melibatkan organisasi atau tokoh masyarakat untuk mengkampanyekan BIAN dan mempromosikan pentingnya imunisasi, sebab Kemenkes menyebut salah satu penyebab rendahnya capaian imunisasi karena ketidaktahuan orangtua mengenai pelaksanaan BIAN;

c. Mendorong Kemenkes bekerja sama dengan pemerintah daerah (Pemda) dan Dinas Kesehatan untuk melakukan edukasi kepada masyarakat terutama para orangtua mengenai kegunaan vaksin campak-rubela dan dampaknya bila anak tidak divaksin. Hal ini untuk meyakinkan masyarakat agar membawa anaknya ke Posyandu atau Puskesmas terdekat untuk diimunisasi;

d. Mendorong Kemenkes dan Dinas Kesehatan untuk bekerja sama dengan aparat dalam melakukan vaksinasi jemput bola, khususnya ke daerah dengan wilayah geografis yang sulit dijangkau. Hal ini untuk memastikan anak-anak di daerah 3T (terdepan, terpencil, dan tertinggal) pun mendapatkan vaksin tersebut;

e. Mendorong Kemenkes dan Dinas Kesehatan untuk mengantisipasi kejadian ikutan pascaimunisasi (KIPI) pada anak yang telah diimunisasi, agar anak-anak yang mengalami KIPI serius dapat diberikan penanganan yang tepat;

f. Mengimbau kepada para orangtua agar tidak ragu atau takut membawa anaknya ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan vaksinasi campak-rubela. Hal ini semata-mata untuk melindungi anak dari penyakit mematikan tersebut.

(14 Juli 2022)