Pro Kontra Pembelian BBM Subsidi Gunakan MyPertamina

Kebijakan pembelian bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis Pertalite dan Solar dengan menggunakan MyPertamina yang rencananya akan diterapkan PT Pertamina (Persero) per 1 Juli 2022 menuai pro kontra di masyarakat. DPR perlu:

a. Mengimbau PT Pertamina (Persero) untuk mempertimbangkan kebijakan pembelian BBM bersubsidi melalui MyPertamina sebagai skema penyaluran BBM bersubsidi, mengingat kebijakan tersebut berpotensi menyebabkan subsidi tidak tepat sasaran karena penggunaan aplikasi yang tidak ramah terhadap masyarakat yang tidak memiliki gadget, terutama di pedesaan dan daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T);

b. Mendorong PT Pertamina (Persero) mengkaji lebih dalam implementasi kebijakan pembelian BBM bersubsidi melalui MyPertamina mengingat sejumlah hambatan seperti sulitnya mengakses sinyal internet di daerah pedalaman dan penggunaan telepon genggam di pom bensin yang dilarang dan berbahaya;

c. Mendorong PT Pertamina untuk menyiapkan skema alternatif penyaluran BBM bersubsidi bagi masyarakat yang kesulitan mengakses aplikasi MyPertamina karena berbagai faktor seperti masyarakat lanjut usia yang kesulitan menggunakan teknologi, masyarakat yang gagap teknologi, serta masyarakat di daerah 3T;

d. Mendorong PT Pertamina merancang strategi pengawasan penyaluran BBM subsidi untuk mencegah adanya pemalsuan data kendaraan maupun celah penyelewengan yang kemungkinan dapat terjadi, baik di tingkat konsumen melalui aplikasi myPertamina maupun potensi penyelewengan yang dilakukan petugas SPBU.

(29 Juni 2022)