Kemenkeu Sebut Program PEN Baru Capai Rp113,5 Triliun Dari Pagu Anggaran Rp455,62 Triliun
Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyatakan bahwa belanja program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) baru mencapai Rp113,5 triliun yaitu baru 24,9 persen dari pagu anggaran Rp455,62 triliun hingga 17 Juni 2022, DPR perlu:
a. Mendorong Kemenkeu segera mengoptimalkan realisasi belanja program PEN 2022 berdasarkan pemetaan terhadap sektor-sektor yang masih belum optimal realisasinya, sehingga target dan tujuan dari program PEN 2022 dapat tercapai;
b. Mendorong Kementerian/Lembaga (K/L) dan pemerintah daerah (Pemda) untuk memastikan anggaran PEN di masing-masing instansi direalisasikan sesuai kebutuhan masing-masing lembaga dalam program kerja terkait pemulihan ekonomi di masa pandemi yang telah ditentukan;
c. Mengingatkan pemerintah untuk mengakselerasi penyerapan anggaran program PEN sehingga roda perekonomian masyarakat dapat tetap bergerak dan kembali pulih guna dan memastikan kesejahteraan rakyat dapat tercapai melalui program-program PEN 2022;
d. Mendorong pemerintah pusat mengawasi kinerja Pemda dalam menyalurkan dan merealisasikan anggaran PEN, seperti insentif tenaga kesehatan dan perlindungan sosial, serta sektor-sektor pendukung dan penguat pemulihan ekonomi lainnya seperti pariwisata, pengembangan teknologi informasi dan komunikasi, dukungan terhadap Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta pemberian insentif perpajakan, agar tepat sasaran, guna menjaga daya beli masyarakat serta penanganan kemiskinan ekstrem;
e. Mendorong Kemenkeu memberikan pendampingan pada pelaksanaan program PEN yang ada di K/L, mulai dari perencanaan, realisasi anggaran, dan pelaksanaan program, sehingga program-program PEN 2022 dapat direalisasikan secara optimal.
(24 Juni 2022)