Pelaksanaan UTBK Masuk PTN 2022 Diwarnai Kecurangan

Pelaksanaan ujian tulis berbasis komputer (UTBK) seleksi masuk Perguruan Tinggi Negeri tahun 2022 diwarnai kecurangan. Empat peserta terbukti menggunakan jasa joki saat ujian yang berlangsung pada 17 hingga 23 Mei 2022 untuk gelombang pertama, DPR perlu:

a. Mendorong Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) bersama Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTPMT) untuk mengantisipasi potensi kecurangan yang mungkin terjadi pada pelaksanaan UTBK, mengingat ujian gelombang pertama masih berlangsung dan akan berlanjut pada gelombang kedua pada 28 Mei hingga 3 Juni 2022;

b. Mendorong LTMPT untuk meningkatkan pengawasan pelaksanaan UTBK dengan memperketat pemeriksaan terhadap peserta yang hadir dan mengantisipasi adanya peretasan sistem guna mencegah adanya upaya kecurangan yang dilakukan oleh oknum peserta;

c. Mendorong LTMPT untuk menindak tegas dengan memberikan sanksi terhadap pelaku kecurangan untuk memberikan efek jera kepada oknum dan mengungkap jaringan calo UTBK;

d. Mendorong Kemendikbudristek bersama LTPMT untuk memastikan kelancaran pelaksanaan UTBK dan mengantisipasi serta meminimalisir potensi gangguan infrastruktur maupun keamanan yang memungkinkan akan menghambat kelancaran pelaksanaan UTBK;

e. Mengingatkan kepada seluruh peserta agar mengikuti UTBK dengan mempercayai kemampuan diri sendiri, salah satunya mempersiapkan diri secara matang sebelum mengikuti ujian agar mendapatkan hasil yang memuaskan dan lulus seleksi masuk ke perguruan tinggi yang diinginkan.

(19 Mei 2022)