Ditemukannya Modus Pemalsuan Swab PCR ke Aplikasi Peduli Lindungi
Dari hasil investigasi yang dilakukan oleh Digital Transformation Office (DTO) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) ditemukan modus yang dilakukan oknum sindikat pembuat surat hasil swab PCR dan antigen palsu yang memiliki user id entry lab pemeriksa sehingga dapat memasukkan data palsu ke sistem aplikasi PeduliLindungi. DPR Perlu:
a. Mendorong Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk terus melakukan investigasi mendalam terkait bagaimana cara oknum sindikat pembuat surat hasil swab PCR dan antigen palsu mendapatkan user id entry lab sistem aplikasi PeduliLindungi dan asal sumbernya;
b. Mendorong Kemenkes untuk meningkatkan upaya pengawasan terhadap laboratorium swab PCR dan antigen yang memiliki user id entry lab sistem aplikasi PeduliLindungi untuk mengantisipasi adanya penyalahgunaan akses yang dilakukan oleh oknum;
c. Mendorong Kemenkes, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), dan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) untuk terus meningkatkan dan memperbarui sistem keamanan pada aplikasi PeduliLindungi untuk mengantisipasi adanya upaya penyalahgunaan aplikasi dan data masyarakat seperti serangan siber dan peretasan yang dapat mempengaruhi operasional penggunaan aplikasi dan merugikan masyarakat;
d. Mendorong Kepolisian untuk terus melakukan penelusuran dan penyelidikan terhadap adanya modus sindikat pembuat surat hasil swab PCR dan antigen palsu dan memastikan oknum terkait ditindak tegas sesuai dengan hukum yang berlaku.
(1 Maret 2022)