Layanan Covid-19 Keluarkan Hasil Tes Tidak Valid
Salah satu penyedia layanan tes Covid-19 diketahui mengeluarkan hasil tes Covid-19 yang tidak valid, dalam kasus ini yakni hasil tes Covid-19 sudah keluar sebelum warga melakukan tes Covid-19, DPR perlu:
a. Mendorong Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengevaluasi kasus tersebut secara komprehensif, guna diketahui secara pasti penyebab sudah keluarnya hasil tes seseorang tersebut padahal belum dilakukannya tes Covid-19. Apabila diketahui terdapat unsur kelalaian atau human error, agar dapat dilakukan tindakan tegas sebagai sanksi dan solusi ke depannya agar hal tersebut tidak terulang kembali;
b. Mendorong Kemenkes meminta kepada pengelola laboratorium atau penyedia layanan tes Covid-19 untuk mendaftarkan fasilitas kesehatan (faskes) masing-masing ke Ikatan Laboratorium Kesehatan Indonesia (ILKI) di daerah setempat, sehingga mempermudah untuk dilakukan investigasi dan pembinaan terkait pemeriksaan laboratorium yang baik dan benar atau memenuhi standar Good Laboratory Practice (GLP);
c. Mendorong Kemenkes bersama ILKI meningkatkan pengawasan terhadap penyedia laboratorium atau layanan pemeriksa Covid-19, mengingat kasus ini baru diketahui ketika diviralkan oleh masyarakat;
d. Mendorong Kemenkes menyosialisasikan laboratorium-laboratorium yang berafiliasi dengan Kemenkes dan juga yang telah terdaftar dalam ILKI, sehingga masyarakat yang akan melakukan tes Covid-19 dapat merasa aman dan nyaman.