Minat Belajar Agama Lewat Medsos Terus Meningkat

Minat anak muda untuk belajar agama melalui berbagai platform media sosial (medsos) terus meningkat. Hasil survei yang dirilis Pusat Pengkajian Islam dan Masyarakat (PPIM) UIN Syarif Hidayatullah dari 1.214 responden menunjukkan bahwa 64,66% masyarakat menjadikan medsos sebagai sumber pengetahuan agama, DPR perlu:

a. Mengimbau masyarakat khususnya anak muda tidak hanya belajar pengetahuan agama melalui medsos, tetapi juga melakukan diskusi dengan para ustaz, misalnya melalui forum pengajian atau majlis taklim dalam rangka konfirmasi atas pengetahuan yang didapat melalui medsos;

b. Mengimbau anak muda untuk selektif atau berhati-hati dalam memilih sumber pengetahuan di medsos dengan mencari tahu kredibilitas Dai, hal ini penting untuk menghindari ajaran yang yang justru bertentangan dengan ajaran agama;

c. Mengimbau orangtua untuk memberikan pengawasan sekaligus pendampingan kepada anaknya yang tengah dalam minat tinggi mempelajari agama melalui medsos, dan membuka ruang diskusi dengan anak sehingga ilmu yang dipelajari bisa terpantau dan terarah;

d. Mendorong pemerintah bersama Kementerian Agama (Kemenag) dan Kominfo untuk membuat sertifikasi kepada akun medsos yang memberikan pengetahuan tentang agama agar bisa menjadi rujukan yang pasti bagi masyarakat, dan terus melakukan pengawasan terhadap akun tersebut untuk menghindari penyalahgunaan kepercayaan yang diberikan;

e. Mendorong Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud-Ristek), Kemenag, Pemerintah Daerah (Pemda), dan Satuan Pendidikan untuk meningkatkan kualitas mata pelajaran agama di sekolah, sehingga para peserta didik memiliki dasar pendidikan agama yang kuat saat mempelajari dari sumber lainnya.

(13 Desember 2021)