Partisipasi Masyarakat untuk Divaksin Menurun

Sepekan belakangan ini, angka partisipasi masyarakat terhadap vaksinasi di Indonesia cukup menurun disebabkan munculnya kekhawatiran akibat adanya isu terkait banyaknya vaksin yang kedaluwarsa, DPR perlu:

a. Mendorong Pemerintah untuk menyampaikan pada masyarakat untuk tidak khawatir akan adanya vaksin yang kedaluwarsa karena Pemerintah selalu memastikan bahwa stok vaksin yang digunakan dalam program vaksinasi merupakan vaksin yang baru;

b. Mendorong Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk memastikan distribusi stok vaksin baru ke daerah berjalan lancar dan tepat waktu sehingga daerah tidak akan kekurangan stok vaksin baru;

c. Mendorong Kemenkes untuk memastikan alokasi stok vaksin baru yang digunakan sesuai dengan kebutuhan penyuntikan dosis pertama dan kedua berdasarkan data milik daerah, sehingga jumlah stok vaksin yang dibutuhkan dan harus dikeluarkan tercukupi; 

d. Mendorong Pemerintah, Pemerintah Daerah (Pemda), dan Dinas Kesehatan untuk mengutamakan pemberian vaksin sesuai dengan prioritas yang telah ditetapkan, sehingga meskipun ketersediaan vaksin menipis namun upaya untuk melindungi kelompok rentan dapat tetap berjalan;

e. Mendorong komitmen Pemerintah untuk memberikan dukungan pada pengembangan dan percepatan produksi vaksin dalam negeri (vaksin nusantara dan vaksin merah putih), mengingat Indonesia tidak bisa hanya bergantung pada vaksin dari luar negeri saja untuk memenuhi kebutuhan program vaksinasi;

f. Meminta komitmen Pemerintah untuk mempercepat program vaksinasi Covid-19 untuk mencapai kekebalan komunal atau Herd Immunity bagi seluruh masyarakat Indonesia.

(29 November 2021)