Konflik TNI-Polri dengan KKB Kembali Terjadi

Konflik antara aparat TNI-Polri dan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Intan Jaya masih belum berakhir. Konflik tersebut pun mengakibatkan seorang warga sipil tertembak saat baku tembak antara aparat dan KKB terjadi, DPR perlu:

a. Mengecam segala bentuk kekerasan yang terjadi di Papua khususnya yang menyebabkan warga sipil menjadi korban. Hal ini perlu disikapi secara tegas dengan mengusut dan menindak tegas pihak-pihak yang bertanggung jawab atas tindak kekerasan tersebut;

b. Mendorong pemerintah daerah setempat dan aparat keamanan memberikan perhatian penuh terhadap warga yang menjadi korban dalam baku tembak, dan mengevakuasi seluruh warga yang berada di zona berbahaya untuk meminimalisir adanya warga sipil yang menjadi korban;

c. Mendorong Pemerintah dan TNI-Polri untuk mengevaluasi secara menyeluruh operasi penanganan KKB di Papua, diharapkan pemerintah dan TNI-Polri melakukan berbagai pendekatan humanis yang disesuaikan dengan adat istiadat masyarakat setempat, serta lebih bersikap tegas dalam menyelesaikan konflik namun harus sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, mengingat perang antara aparat TNI-Polri dan KKB belum mampu menyelesaikan masalah dan hanya menyebabkan timbulnya korban jiwa dari kedua belah pihak dan masyarakat sipil;

d. Mengharapkan adanya titik terang penyelesaian konflik di Papua melalui Panglima TNI yang baru, dan menyampaikan bahwa DPR akan mendukung upaya pemerintah dan aparat keamanan dalam menyelesaikan konflik yang berlandaskan azas kemanusiaan di Papua dan tetap memprioritaskan keselamatan setiap warga Papua dan aparat keamanan yang bertugas.

(11 November 2021)