Cina Diduga Kerahkan Kapal Survei Gelar Riset Bawah Laut

Satu bulan terakhir, Cina diduga mengerahkan kapal survei untuk menggelar riset bawah laut di Natuna Utara. Kapal survei Cina, Haiyang Dizhi Shihao 10, terpantau beroperasi di Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Indonesia sejak akhir Agustus 2021, melakukan riset bawah laut di perairan yang mengandung cadangan minyak dan gas paling besar di Indonesia, DPR perlu:

a. Mendorong Pemerintah melalui Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) untuk segera menangani pelanggaran kedaulatan negara oleh Cina dengan melakukan langkah diplomasi dengan memanggil Duta Besar Cina untuk Indonesia dan menanyakan langsung terkait tujuan dari aktivitas kapal Haiyang Dizhi Shihao 10 di Laut Natuna Utara tanpa izin dari Pemerintah Indonesia;

b. Mendorong Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut ( TNI AL) melalui Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla) untuk meningkatkan pengawasan dan mengoptimalkan pemantauan aktivitas yang dilakukan kapal Cina tersebut mengingat keberadaannya di perairan Natuna Utara sempat memancing kedatangan kapal induk Amerika Serikat, USS Carl Vinson, pada 11 September 2021;

c. Mendorong Pemerintah bersama TNI AL untuk siaga dalam mengamankan kondisi wilayah Laut Natuna Utara dan memperkuat keamanan di batas-batas laut Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI);

d. Mendorong Pemerintah melalui Bakamla untuk terus melaksanakan patroli penegakan hukum dan penindakan terhadap kapal-kapal yang terindikasi melakukan pelanggaran hukum dalam wilayah perairan dan wilayah yurisdiksi Indonesia, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang No. 6 Tahun 1996 tentang Perairan, Undang-Undang No. 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran, dan Undang-Undang No. 32 Tahun 2014 tentang Kelautan.

e. Mendorong Pemerintah menggalakkan kegiatan operasi minyak dan gas (migas) di wilayah perairan yang berada di antara Blok Migas Tuna dan Blok Migas Sokang yang diduga mengandung gas CO2 yang cukup tinggi dengan menggandeng perusahaan migas. Diperkirakan kapal survey China mengincar lapangan gas D-Alpha dan lapangan gas Dara yang disebut menyimpan 20 persen cadangan migas Indonesia dan hingga saat ini keduanya belum berhasil dieksploitasi.

f. Menyampaikan bahwa Komisi I DPR RI berkomitmen akan mendukung upaya TNI AL bersama Bakamla dalam mengoptimalkan dan meningkatkan performa kinerja dalam menjalani tugas pengawasan maupun penegakan hukum terhadap wilayah perairan Indonesia.

(5 Oktober 2021)