Sejumlah Pejabat Mengaku Sudah Mendapat Vaksin Dosis Ketiga

Sejumlah pejabat pemerintahan mengaku sudah mendapatkan vaksin dosis ketiga atau vaksin booster Covid-19. Diketahui ada pejabat yang mendapatkan vaksin Moderna sebagai booster, sementara vaksin tersebut hanya boleh diberikan kepada para tenaga kesehatan (nakes), DPR perlu:

a. Menyayangkan adanya kejadian tersebut sebab pemberian vaksin belum dilakukan secara menyeluruh di Indonesia, mengingat hingga saat ini baru sekitar 59,3 juta penduduk divaksinasi dosis I dan sekitar 33,3 juta penerima dosis kedua. Jumlah tersebut bahkan belum separuh dari target vaksinasi yakni sebanyak 208,26 juta penduduk;

b. Meminta Pemerintah untuk menjelaskan mengenai adanya kasus pejabat negara yang sudah menerima vaksin booster ketiga, bahkan diantaranya ada yang menggunakan vaksin Moderna sebagai booster yang seharusnya menurut Surat Edaran Kementerian Kesehatan No. HK.02.01/1919/2021, booster vaksin hanya diberikan kepada nakes maupun tenaga pendukung kesehatan yang telah mendapatkan dosis pertama dan dosis kedua;

c. Mendorong Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk menelusuri kronologi pemberian vaksin booster yang tidak sesuai dengan peruntukannya dan mengevaluasi sistem pendistribusian vaksin Covid-19, agar ke depannya vaksinasi yang diberikan benar-benar tepat sasaran dan tidak ada oknum yang menyalahgunakan wewenangnya untuk mendapatkan booster vaksin;

d. Mendorong Kemenkes untuk mempercepat proses pemberian vaksin untuk seluruh nakes, mengingat hingga kini jumlah nakes yang menerima vaksinasi ketiga masih di bawah 50 persen;

e. Mendorong Pemerintah untuk tetap memprioritaskan dan fokus dalam mempercepat proses pemberian vaksinasi nasional dan sigap untuk segera menuntaskan permasalahan vaksinasi di daerah agar tidak mengganggu laju vaksinasi nasional;

f. Meminta Pemerintah mempertimbangkan urgensi pemberian vaksinasi ketiga, mengingat tingginya antusias masyarakat untuk mendapatkan vaksinasi ketiga karena menurunnya efikasi vaksin setelah beberapa waktu, namun mengingatkan agar vaksinasi booster ketiga untuk umum tidak boleh mengganggu target vaksinasi nasional.

(26 Agustus 2021)