Kenaikan Kasus Covid-19 Akibat Euforia Vaksinasi
Terjadi kenaikan kasus baru Covid-19 yang diduga akibat adanya euforia vaksinasi Covid-19, diketahui pada 5-14 April terjadi penurunan kasus menjadi 32.740 kasus lalu naik sebesar 14,1 persen menjadi 37.353 kasus pada 12-18 April 2021, DPR perlu:
a. Mengingatkan masyarakat agar tidak bereuforia usai divaksinasi. Masyarakat tetap perlu disiplin menerapkan protokol kesehatan, sebab usai mendapatkan vaksin tidak berarti tubuh bisa kebal sepenuhnya dari infeksi virus Corona karena potensi tertular dan menularkan Covid-19 tetap masih ada;
b. Mengimbau masyarakat untuk menerapkan 5M dalam berkegiatan sehari-hari yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, mengurangi mobilitas dan menjauhi kerumunan, meskipun sudah divaksin. Hal ini sebagai upaya untuk melindungi diri dan keluarga dari terinfeksi Covid-19;
c. Mendorong pemerintah daerah (Pemda) dan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 agar tidak lengah dan tetap waspada terhadap potensi kenaikan kasus Covid-19 meskipun program vaksinasi tengah berjalan, yakni dengan menggencarkan kembali testing dan tracing yang diimbangi treatment yang tepat untuk memutus rantai penularan Covid-19;
d. Mendorong Pemda melalui Dinas Kesehatan untuk melaksanakan vaksinasi Covid-19 secara agresif guna mempercepat terciptanya kekebalan masyarakat (herd community).
(21 April 2021)