BPOM Nyatakan Kematian Trio Fauqi Virdaus dengan Vaksin AstraZeneca Batch CTMAV547
Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menyatakan bahwa tidak ada keterkaitan antara kematian Trio Fauqi Virdaus dengan vaksin AstraZeneca batch CTMAV547. Hal tersebut dikemukakan usai BPOM melakukan uji toksisitas dan sterilitas terhadap vaksin tersebut, DPR perlu:
a. Mendorong BPOM dan Komisi Nasional Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (Komnas KIPI) untuk memberikan penjelasan kepada masyarakat secara detail dan terbuka terkait proses dan hasil investigasi kasus kematian yang diduga akibat vaksin AstraZeneca, sebab hal ini dapat membangun kembali kepercayaan masyarakat yang merasakan keraguan terhadap keamanan vaksin AstraZeneca karena adanya kasus kematian usai divaksinasi;
b. Mendorong Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk tidak langsung melanjutkan pemberian vaksin AstraZeneca kepada masyarakat sebelum hasil autopsi Trio keluar, hal ini untuk memastikan bahwa memang tidak ada keterkaitan antara vaksin AstraZeneca dengan kematian Trio;
c. Mendorong Komnas KIPI dan BPOM untuk mengutamakan prinsip kehati-hatian dalam menguji dan meneliti keamanan vaksin AstraZeneca, untuk menjamin keselamatan masyarakat yang akan divaksinasi, sebab hal ini merupakan prioritas utama Pemerintah.
(28 Mei 2021)