Rencana Pembelajaran Tatap Muka Masih jadi Pro-Kontra

Meski pelaksanaan vaksinasi guru telah berjalan, rencana Pemerintah membuka sekolah tatap muka di tahun ajaran baru 2021/2022 pada Juli mendatang masih jadi pro-kontra di kalangan masyarakat, DPR perlu:

a.    Mendorong Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dan Pemerintah Daerah (Pemda) untuk mengkaji rencana tersebut secara matang dengan mempertimbangkan data terkait situasi pandemi Covid-19 di tiap daerah sebelum membuka sekolah tatap muka;

b.    Mendorong Kemendikbud dan Pemda untuk mempersiapkan Standard Operating Procedure (SOP) dalam pelaksanaan sekolah tatap muka seperti sekolah wajib memiliki sarana cuci tangan, hand sanitizer, ketersediaan toilet yang bersih, dan sterilisasi rutin serta mewajibkan satuan pendidikan untuk menyiapkan fasilitas protokol kesehatan (prokes) guna mencegah penyebaran virus Covid-19 dikalangan para siswa dan guru, serta munculnya kluster baru;

c.    Mendorong Kemendikbud, Dinas Pendidikan Daerah, dan Satuan Pendidikan mempersiapkan arahan bagi sekolah untuk mengantisipasi apabila ada orang tua yang menolak anaknya ikut serta dalam sekolah tatap muka, seperti dengan menyiapkan pembelajaran secara tatap muka dan virtual;

d.    Mendorong pihak sekolah untuk melakukan kerjasama dengan fasilitas kesehatan terdekat di daerahnya, dan melakukan komunikasi intensif dengan orang tua murid dalam pelaksanaan sekolah tatap muka.

(2 Maret 2021)