Penyerapan Beras Bulog Belum Optimal

Penyerapan beras produksi dalam negeri oleh Perum Bulog, dinilai belum optimal, hal ini menyebabkan harga gabah ditingkat petani mengalami penurunan, DPR perlu:

a. Meminta Perum Bulog menjelaskan kendala yang mengakibatkan penyerapan gabah/beras tidak maksimal, sehingga dapat dicarikan solusi bersama agar beras produksi dalam negeri terserap maksimal;

b. Mendorong komitmen dan keseriusan Kementerian Pertanian dan Perum Bulog untuk menyerap gabah/beras petani, mengingat petani telah berupaya agar hasil panennya memenuhi standar yang ditetapkan Bulog dan tidak terserapnya gabah/beras tentu akan merugikan petani yang telah bercocok tanam dan mengeluarkan ongkos produksi dalam jumlah yang tidak sedikit;

c. Mendorong Perum Bulog untuk menjaga stabilitas harga gabah/beras dan memastikan bahwa beras petani yang diserap petani dihargai sesuai dengan harga pembelian pemerintah (HPP) yang telah ditetapkan dalam Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) No. 24 tahun 2020;

d. Meminta pemerintah mempertimbangkan dengan matang rencana impor beras dengan memperhitungkan secara akurat stok cadangan beras, sehingga masyarakat khususnya petani tidak dirugikan akibat kebijakan impor pangan.

 (24 Maret 2021)