Banyak UMKM Membutuhkan Pembiayaan di Tengah Pandemi
Banyak pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang semakin membutuhkan pembiayaan di tengah pandemi Covid-19 ini, DPR perlu:
a. Mendorong Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (KemenkopUKM) bersama pelaku teknologi finansial (financial technology/fintech) dan perbankan agar dapat meningkatkan penyaluran pembiayaan untuk membantu percepatan pemulihan pelaku UMKM;
b. Mendorong Bagian Pengaturan, Penelitian, dan Pengembangan Fintech Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk mensosialisasikan fintech yang sudah diverifikasi oleh OJK guna memastikan keamanan fintech yang akan menyalurkan pembiayaan kepada UMKM tersebut;
c. Mendorong perbankan agar memberikan kemudahan pinjaman modal atau pemberian kredit kepada pelaku UMKM, sehingga pelaku UMKM perlahan-lahan dapat kembali memulai usahanya dan kembali pulih;
d. Mendorong Pemerintah mempersiapkan langkah antisipasi untuk menghadapi meningkatnya serapan tenaga kerja di sektor UMKM, sehingga Pemerintah perlu membantu pelaku UMKM dalam pemberian modal, salah satunya dengan mendorong kontribusi fintech pinjaman kepada pelaku ekonomi riil, khususnya pelaku UMKM, berupa bantuan pembiayaan berbasis digital;
e. Mendorong Pemerintah memastikan fintech pinjaman dapat menjangkau masyarakat kecil yang masih belum terjangkau oleh layanan perbankan;
f. Mendorong Pemerintah agar dapat mengimplementasikan secara maksimal program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) 2021 terhadap pemberian stimulus UMKM, agar UMKM mampu bertahan di tengah situasi pandemi Covid-19;
g. Meminta kepada seluruh Kementerian/Lembaga (K/L) dan masyarakat agar mendukung usaha UMKM dengan menggunakan produk-produk hasil UMKM, sehingga roda perekonomian pelaku UMKM dapat terus berputar;
h. Mengimbau pelaku UMKM agar mampu beradaptasi di tengah situasi pandemi Covid-19 dan bertahan tidak semata bergantung pada insentif Pemerintah dan permodalan dari bank atau jasa keuangan lainnya, namun dapat dengan melakukan penjualan secara daring atau go digital.
(18 Februari 2021)