Implementasi MBG Dinilai Belum Optimal

Permasalahan program Makan Bergizi Gratis (MBG) masih kerap terjadi dalam implementasinya hingga hari ini, seperti pengolahan makanan yang dinilai kurang sesuai standar, keracunan, kurangnya pengawasan terhadap distribusi makanan, dana, dan permasalahan lainnya, DPR perlu: 
a. Mendorong pemerintah untuk mengevaluasi secara komprehensif dan berkala implementasi program MBG yang telah berjalan selama ini, serta mengklasifikasikan permasalahan-permasalahan yang dihadapi agar ke depannya dapat diberikan solusi yang tepat untuk mengatasi berbagai permasalahan tersebut; 
b. Mendorong Pemerintah Pusat berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah (Pemda) untuk membenahi Standard Operating Procedure (SOP) ataupun petunjuk teknis (juknis) dari pelaksanaan program MBG, termasuk perihal prosedur respons darurat, guna memastikan tidak ada celah bagi mitra program MBG dalam mencari keuntungan ketika membantu pelaksanaan program ini, dan memastikan kesiapan aturan yang matang dalam implementasi program MBG; 
c. Mendorong pemerintah menjamin besaran dana yang dialokasikan untuk program MBG sudah sejalan lurus dengan peningkatan kualitas kesehatan penerima manfaat MBG, mengingat salah satu tujuan dari program MBG ini adalah untuk meningkatkan kesehatan masyarakat dengan mencukupi gizi anak-anak di Indonesia; 
d. Mendorong pemerintah melakukan audit terhadap mitra penyedia makanan, baik audit dari proses produksi, pengemasan, dan distribusi makanan ke sekolah, hingga kewajiban untuk mematuhi standar keamanan dan produksi makanan yang sudah ditetapkan; 
e. Mendorong pemerintah meningkatkan pengawasan terhadap rantai pasokan makanan yang akan dikonsumsi, yaitu dengan menguji kualitas bahan pangan yang digunakan, serta memastikan pengelolaan dan penyimpanan bahan pangan wajib mematuhi standar higienitas; 
f. Mendorong pemerintah memastikan distribusi makanan program MBG ke sekolah-sekolah sampai tepat waktu, serta memastikan menu yang disajikan memenuhi standar kebutuhan gizi tumbuh kembang anak. (TNS)