Aktivitas Gunung Ibu Meningkat Drastis

Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menaikkan status aktivitas Gunung Ibu di Maluku Utara menjadi Level IV atau Awas mulai 15 Januari 2025, DPR perlu: 
a. Meminta Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) berasama PVMBG dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah (Pemda) untuk selalu memantau perkembangan kondisi gunung Ibu mengingat saat ini gunung Ibu memasuki status awas atau level IV sehingga antisipasi dan langkah dini dapat segera dilakukan guna mengurangi dampak yang ditimbulkan dari erupsi gunung Ibu; 
b. Mendorong Pemda bersama BPBD untuk segera memetakan daerah-daerah yang menjadi rawan terkena awan panas yang ditimbulkan akibat erupsi gunung Ibu dan meminta Pemda dan BPBD untuk memberikan arakan kepada masyarakat diminta agar tidak beraktivitas dalam radius 5 kilometer dari kawah aktif Gunung Ibu dan sektoral dalam jarak 6 kilometer arah bukaan kawah di bagian utara kawah aktif gunung tersebut; 
c. Mendorong Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BNPP/Basarnas), TNI, dan Polri untuk melakukan evakuasi masyarakat sekitar gunung Ibu dengan menelusuri seluruh wilayah yang berpotensi terdampak erupsi ke tempat yang lebih aman; 
d. Mendorong Kementerian Kesehatan (Kemenkes) bersama BNPB dan BPBD memastikan ketersediaan posko kesehatan dengan obat-obatan dan tenaga kesehatan (nakes) yang memadai serta menyediakan pusat-pusat evakuasi yang layak dan ramah untuk anak-anak, lansia, serta kelompok rentan lainnya; 
e. Mendorong pemerintah memperkuat jaringan komunikasi darurat yang dapat diakses masyarakat, khususnya di daerah-daerah terpencil, agar informasi terkait erupsi dapat tersebar dengan cepat dan efektif. (TNS)