Adanya temuan roti Aoka dan Okko mengandung bahan pengawet kosmetik zat sodium dehydroacetate
Adanya temuan roti Aoka dan Okko yang diproduksi oleh PT Abadi Rasa Food yang diduga mengandung bahan pengawet kosmetik bernama zat sodium dehydroacetate yang membuat roti Aoka dan Okko tidak berjamur atau muncul bintik hitam meskipun sudah kedaluwarsa, bahkan kedua merek roti tersebut awet sampai berbulan-bulan dengan kondisi roti yang tetap baik, DPR perlu:
a. Mendorong Badan Pengawas Makanan dan Obat (BPOM) segera mengamankan dan menarik seluruh roti Aoka dan Okko yang beredar di pasaran, khususnya di warung-warung, seiring dengan dilakukannya pemeriksaan terhadap kandungan pada kedua merek roti tersebut secara menyeluruh dan bukan acak, agar masyarakat tidak khawatir dan bisa segera diberikan kepastian mengenai keamanan kandungan roti Aoka dan Okko untuk dikonsumsi;
b. Mendorong BPOM bergerak cepat dan melakukan pemeriksaan terhadap kandungan kedua merek roti tersebut secara transparan, sebab bahan yang diduga terkandung dalam dua merek roti tersebut mengandung bahan pengawet kosmetik yang berbahaya apabila dikonsumsi;
c. Mendorong BPOM dan Badan Pangan Nasional (Bapanas) memastikan kandungan dalam kedua merek roti tersebut, meskipun manajemen produsen roti tersebut telah memberikan penjelasan dan klarifikasi bahwa tidak ada kandungan pengawet Sodium dehydrocatate dalam roti tersebut;
d. Mendorong BPOM memberikan penjelasan terkait beredarnya kedua merek roti tersebut di pasaran apabila terbukti kedua merek roti tersebut mengandung bahan kosmetik yang berbahaya apabila dikonsumsi;
e. Mendorong BPOM berkoordinasi dengan Bapanas untuk meningkatkan pengawasan guna menjamin bahan yang terkandung dalam makanan dan obat-obatan yang dijual di pasaran aman dan layak dikonsumsi oleh masyarakat. DPR berharap agar BPOM tidak lalai dalam menjalankan pengawasan terhadap keamanan kandungan pada makanan dan obat-obatan yang beredar di pasaran;
f. Mendorong Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memberikan arahan kepada masyarakat yang telah mengonsumsi kedua merek roti tersebut dalam waktu dekat, untuk melakukan pemeriksaan kesehatan, namun memastikan pemeriksaan kesehatan tersebut tidak membebani perekonomian masyarakat.