Sejumlah wilayah di Indonesia alami kekeringan akibat fenomena El Nino
Sejumlah wilayah di Indonesia, seperti Kabupaten Bekasi, Bogor, Banten, Temanggung, Gunungkidul, Sukoharjo, hingga Tapanuli Selatan, tengah mengalami kekeringan akibat fenomena El Nino, DPR perlu:
a. Mendorong Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk terus memetakan wilayah-wilayah di Indonesia yang masih berpotensi mengalami kekeringan, serta menyusun upaya untuk mengatasi fenomena kekeringan secara maksimal, seperti dengan mengoperasionalkan mobil tanki air bersih ke sejumlah titik, membuat alternatif perairan dan kelola sistem irigasi, serta menggunakan teknologi modifikasi cuaca;
b. Mendorong BNPB memastikan dana kebencanaan mencukupi untuk digunakan dalam menangani risiko atau dampak akibat kekeringan, sehingga meminimalisir timbulnya kerugian, khususnya bagi petani;
c. Mendorong pemerintah untuk segera menyusun strategi mitigasi kekeringan akibat fenomena El Nino, mulai dari jangka pendek, menengah, hingga jangka panjang, mengingat potensi kekeringan akibat fenomena tersebut diprediksi masih terus berjadi hingga puncak musim kemarau pada Agustus 2024, bahkan berpotensi berkepanjangan hingga tahun berikutnya;
d. Mendorong pemerintah berupaya menyediakan pasokan cadangan pangan di daerah-daerah dengan risiko kekeringan tinggi, mengingat terjadinya kekeringan berpotensi menyebabkan gagal panen yang bisa berakhir pada ancaman kelaparan;
e. Mendorong pemerintah berkomitmen untuk menggarap langkah-langkah preventif yang bersifat jangka panjang untuk mencegah meluasnya dampak dari kekeringan, seperti melalui program pembudayaan hidup hemat air kepada masyarakat, membuat wadah penampung hujan, dan melakukan konservasi lingkungan di sekitar mata air yang diharapkan dapat meminimalkan dampak kerusakan dari bencana kekeringan;
f. Mendorong pemerintah memperhatikan nasib para petani yang mengalami gagal panen akibat kekeringan dengan memberikan bantuan sosial (bansos) khusus untuk meyelamatkan perekonomian para petani terdampak, serta arahan untuk melakukan inovasi dan dukungan bagi petani agar tetap sejahtera dan tetap bisa menjalankan aktivitas pertanian tanpa harus mengalami kerugian yang mengganggu perekonomian para petani;
g. Mendorong Kementerian Pertanian (Kementan) terus mengembangkan bibit padi unggul yang dapat bertahan dalam berbagai musim dan kondisi cuaca serta teknologi pertanian yang dapat membantu para petani dari ancaman gagal panen.